7 Jenis Salju Yang Ada di Dunia



Salju adalah air yang jatuh dari awan yang telah membeku menjadi padat dan seperti hujan. Salju terdiri atas partikel uap air yang kemudian mendingin di udara atas, lalu jatuh ke bumi sebagai kepingan lembut, putih, dan seperti kristal.

Pada suhu tertentu (disebut titik beku, 0° Celsius, 32° Fahrenheit), salju biasa meleleh dan hilang. Proses saat salju/es berubah secara langsung ke dalam uap air tanpa mencair terlebih dulu disebut menyublim. Proses lawannya disebut pengendapan.

Bentuk dasar salju

Berikut ini adalah bentuk-bentuk dasar dari salju:

Prisma
Prisma

Bentuk prisma ini sangat tipis sehingga sangat sulit untuk dilihat oleh mata. Bentuknya mirip dengan pensil kayu.

Stellar Plates
Stellar Plates

Bentuknya kepingan salju tipis. Menyerupai piring dengan luas enam lengannya menyerupai bintang. Biasanya dihiasi dengan tanda-tanda simetris. Terbentuk ketika suhu sudah dekat -2 C (28 F) atau dekat -15 C (5F) morfologi kristal salju diagram.

Sectored Plates
Sectored Plates

Khas pegunungan yang mengarah ke sudut-sudut yang berdekatan antara prisma segi. Sisi-sisinya terbagi dalam enam bagian yang sama besar.

Stellar Dendrites
Stellar Dendrites

Dendrit artinya “seperti pohon”, jadi bintang dendrit adalah pelat kristal salju yang memiliki cabang-cabang. Ukurannya cukup besar, dengan diameter 2-4 mm. Kristal ini mudah dilihat dengan mata telanjang.

Fernlike Stellar Dendrites
Fernlike Stellar Dendrites

Bentuknya menyerupai pakis. Kristal salju ini adalah kristal salju terbesar dengan ukuran 5 mm atau lebih.

Hollow Columns
Hollow Columns

Berbentuk tabung dengan lubang kerucut di dalamnya. Bentuknya kecil sehingga membutuhkan kaca pembesar untuk melihatnya.

Needles
Needles

Kristal es yang terbentuk pada suhu 5 C (23 F). Jika kita lihat dengan mata telanjang salju ini akan menyerupai rambut uban yang berukuran kecil.

Sumber

Previous post:

Next post: