Apakah kamu selalu bangun di pagi hari? Pernahkah kamu amati di sebelah mana persisnya matahari mulai terbit? Apakah selalu di titik itu matahari muncul setiap pagi nya? Ternyata matahari bergeser tempat terbitnya, tidak selalu tepat di “timur”. Kenapa hal ini bisa terjadi?

Kamu tentu sudah tau bahwa bumi berputar pada porosnya, seperti komedi putar. Tapi jika komedi putar atau gasing yang kamu mainkan itu berputas tegak lurus pada porosnya, maka bumi berputas dengan kemiringan sebesar 23,5 derajat.

Nah, apa akibat dari “kemiringan tersebut”?, coba kamu lakukan percobaan pada sebuah bola tenis yang kamu beri tanda titik sebagai kutub utara dan kutub selatan. Lalu hadapkan pada sorotan lampu, sedemikian dalam posisi kutub di miringkan ke arah lampu. Lalu, lakukan dengan posisi memutari lampu.

Pada saat tertentu, bagian kutub “atas” akan terkena sinar matahari, sementara kutub “bawah” tidak, sementara pada posisi lain, adalah kebalikannya. Dalam kenyataannya, negara-negara di bagian “kutub atas” dan “kutub bawah” tadi akan mengalami masa-masa matahari tidak pernah terbenam sepanjang hari, atau bahkan tidak ada matahari sama sekali seharian penuh.

Bagi kamu yang tinggal di Indonesia (yang terletak di garis khatulistiwa) perubahan posisi bumi saat mengelilingi matahari tersebut akan meyebabkan sinar matahari jatuh “berayun” pada lintang 23,5 derajat LU dan LS.

Sekarang kamu sudah paham kan? Kenapa posisi matahari saat terbit dan terbenam tidak “persis” selalu di Timur atau barat, tapi selalu bergerak agak ke kiri dan ke kanan. Coba hari ini matahari terbit dari sebelah mana, bandingkan 3 bulan kemudian.

Sumber

Mengapa Matahari Terbitnya Selalu Bergeser? Responses