Richard Ball, pemilik bersama sebuah perusahaan iklan dan hubungan kemasyarakatan di Worcester, merancang Smiley Face pada 1963 untuk meredakan ketegangan yang terjadi pada proses penggabungan dua perusahaan asuransi.

Wakil presiden dari perusahaan itu memerintahkan sebuah “kampanye persahabatan” untuk meredakan ketegangan di antara pekerja yang cekcok dan menyewa Richard Ball untuk membuat gambar yang sesuai untuk pin kampanyenya.

“Saya membuat lingkaran dengan mulut yang tersenyum pada selembar kertas kuning, yang melambangkan cahaya matahari yang cerah,” Dia mengingatnya kembali pada saat diwawancara pada tahun 1996 oleh Associated Press. Ketika gambarnya dibalik, senyum akan berubah merenggut. Untuk menghindarinya, Ball menambahkan dua titik sebagai mata dan akhirnya lahirlah Smiley Face.

“Ada dua cara untuk menggambarnya,” Dia berkata. “Kamu bisa gunakan jangka untuk membuat lingkaran yang sempurna dan membuat dua mata serapi mungkin. Atau kamu bisa menggambarnya dengan tangan saja dan bersenang-senang. Seperti yang saya lakukan,” Kata Bell. “Berikan karakter!”

Harvey Ball wafat pada April 2001, meninggalkan seorang istri dan 3 orang anak.

Harvey Ball: “Tidak pernah terjadi dalam sejarah umat manusia atau seni sepotong karya seni menyebar luas, menyenangkan, mudah dinikmati dan tidak ada yang pernah begitu mudah dilakukan dan mudah dimengerti seperti ini dalam seni”.

Simbol Perdamaian
Mode pin smiley face dimulai pada awal tahun 1970-an. Pada September 1970, dua orang bersaudara berdarah Spanyol dari Philly, Murray dan Bernard Spain melakukan pemilihan untuk sebuah simbol perdamaian yang menarik, mereka teringat pernah melihat smiley face digunakan di bisnis periklanan tahun-tahun belakangan ini maka mereka langsung menciptakan pin bergambar Smiley. Pin itu memperoleh ‘hits’ yang besar. Pada akhir 1972 diperkirakan telah terjual sebanyak 50 juta pin.

Sumber

Sejarah Gambar Smile Responses